NasDem Minta 3 Perkara Korupsi yang Jerat Febrie Diusut Tuntas hingga Akar

Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo mendukung pembentukan Panitia Kerja untuk mengawasi penanganan perkara dugaan korupsi yang yang melibatkan eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah. Ia meminta pengusutan perkara dilakukan hingga tuntas dan menyentuh seluruh pihak yang terlibat.
Sikap itu disampaikan RL dalam rapat khusus Komisi III DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu .
"Kami, Fraksi NasDem dengan ini menyatakan mendukung dibuatnya, dibentuknya Panja, dengan ketuanya ketua kami, Bapak Habiburokhman," ujar RL.
NasDem menilai kasus tersebut telah melukai rasa keadilan masyarakat. Karena itu, penanganannya diminta tidak berhenti pada pihak-pihak yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Dan tentu kami minta agar kasus ini diusut tuntas sampai ke akar-akarnya karena ini sudah mencederai rasa keadilan masyarakat," lanjutnya.
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman sebelumnya menjelaskan Panja dibentuk untuk mengawasi secara langsung proses penanganan perkara yang disebutnya sebagai salah satu dugaan megakorupsi. Panja juga akan memastikan koordinasi antarlembaga penegak hukum berjalan dengan baik.
Usulan pembentukan Panja disetujui seluruh fraksi yang hadir dalam rapat. Selain menyepakati pembentukan Panja, seluruh fraksi juga mendukung Habiburokhman menjadi ketua Panja yang akan mengawasi perkembangan penanganan kasus tersebut.
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Efek Minum Kopi Tiap Hari bagi Tubuh, dari Menit Pertama hingga Bertahun-tahun Kemudian
Selanjutnya: Pabrik Sandal PT Porto di Karanganyar Terbakar, Asap Membubung Tinggi
Artikel Terkait
- Kembali Gugat KPK di PN Jaksel, Kuasa Hukum Ketum Kesthuri: Berbeda dari Sebelumnya
- Buntut Kecelakaan Maut, Sejumlah U-turn Ilegal di Jalur Pantura Indramayu Segera Ditutup
- Keir Starmer Lengser, Andy Burnham Jadi PM Baru Inggris
- Raih Opini WTP dari BPK, Mensos Tekankan Tanggung Jawab Uang Rakyat
- Muatan Overload Bikin Rem Cepat Panas dan Berisiko Blong
- Kuasa Hukum Eks Dirut Bank Bengkulu: Klien Kami Pidana Perbankan bukan Korupsi
- Survei AFTECH: Fintech Beralih Fokus ke Penguatan Fundamental Bisnis
- DKI Mulai Tutup 2 Zona Aktif Bantargebang, Open Dumping Dihentikan Bertahap
