Alami Pendarahan Hebat, Warga Pulau Komodo Dievakuasi ke Labuan Bajo Pakai Speedboat

Kondisi tersebut memerlukan penanganan medis lanjutan di fasilitas kesehatan rujukan.
"Pasien dalam kondisi darurat," ucap Andreas.
Evakuasi darurat dilakukan menggunakan speedboat Padar Heritage Conservation (PHC).
Humas PHC, Yoanna Daely mengatakan, setelah mendapat pesan permintaan bantuan evakuasi, mereka langsung bergerak mempersiapkan armada dan seluruh aspek operasional dan keselamatan.
"Setelah kami mengonfirmasi kondisi pasien kepada dokter yang bertugas, tim segera mempersiapkan armada untuk melakukan evakuasi medis," ujar Yoanna.
Pasien diberangkatkan dari Pulau Komodo menuju Labuan Bajo sekira pukul 17.05 Wita menggunakan kapal Searider PHC. Setibanya di Labuan Bajo pada pukul 18.15 Wita.
"Pasien langsung dirujuk menggunakan ambulans menuju RSUD Komodo untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," tutur dia.
Ia menuturkan, PHC berkomitmen mendukung pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan darurat.
Sebelumnya: Sakit Hati Sejak Kecil dan Terbelit Utang Jadi Motif Anak Angkat Habisi Ayah di Nganjuk
Selanjutnya: Kemendagri Sebut Kolaborasi Pusat-Daerah Permudah MBR Akses Perumahan
Artikel Terkait
- Festival Game Genshin Impact, Honkai Star Rail, dkk Kembali Digelar di Jakarta, Ini Tanggal dan Harga Tiketnya
- Purbaya dan DPR Berdebat soal Penempatan Rp 400 Triliun Dana SAL di Bank BUMN
- Riuh Tawa Anak-anak di Pantai Tangkoko saat Belajar Menjaga Laut dari Segenggam Sampah
- TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi Madiun
- Implan Gigi, Solusi Mengembalikan Senyum dan Fungsi Mengunyah
- Massa Aksi Hendak Demo di Patung Kuda, tapi Akses Ditutup
- Purbaya Beberkan Sederet Keuntungan PFII, Apa Saja?
- Mulai 2027, Pemprov Jatim Bidik Pelebaran 20 Km Jalan Provinsi per Tahun
