Terduga Pembunuh ASN Bangkalan Belum Tertangkap, Diduga Dibantu Bersembunyi

Penyebab kematian RYS (50), salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, hingga kini masih belum menemukan kejelasan. Terduga pelaku juga belum tertangkap dan diduga bersembunyi.
Kuasa hukum keluarga RYS, Risang Bima Wijaya, mengatakan bahwa terduga pelaku berinisial E diduga berada di suatu tempat dan dibantu oleh seseorang untuk bersembunyi.
Dugaan itu bukan tanpa alasan. Menurut Risang, terdapat seseorang yang membantu memenuhi kebutuhan E. Mulai dari kebutuhan makan dan lainnya.
"Pasti ada yang bantu. Tidak mungkin dia kabur ke sana kemari dan tidak dibantu. Kami menduga pasti ada yang membantu dia untuk bersembunyi," ujar Risang, Senin (20/7/2026).
Tak hanya itu, dia juga menduga pria berinisial E tersebut menggunakan ponsel dengan nomor baru. Nomor tersebut diduga digunakan oleh E untuk berkomunikasi dengan sosok yang membantu E untuk bersembunyi.
"Namun lebih sering tidak aktif," kata Risang.
Selain itu, dari hasil pelacakan diduga E berpindah-pindah tempat. Risang mengaku, dia mendapatkan informasi keberadaan E di Bali dan di Tasikmalaya.
"Nomor lamanya sudah tidak aktif. Tetapi ada metode lain yang dipakai Polisi untuk melacak Erlan," pungkasnya.
Sebelumnya, salah satu ojek online di Bandara Juanda menemukan mobil milik RYS terparkir. Mobil dengan pelat M 1090 GP tersebut mengeluarkan cairan dengan bau tak sedap. Setelah diintip ke dalam mobil terdapat RYS sudah tak bernyawa.
Korban merupakan sekretaris di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) di Kabupaten Bangkalan. Diduga, korban masuk ke area Bandara Juanda itu pada Sabtu, 20 Juni 2026 sore, dalam kondisi sudah tak bernyawa.
Dalam rekaman kamera pengawas di loket parkir bandara terlihat seorang pria berbaju gelap dengan menggunakan masker dan kacamata mengemudikan mobil RYS.
Belakangan, tersebar video korban bersama pria menggunakan kacamata dengan baju yang identik dengan pria dalam rekaman kamera pengawas di Bandara Juanda yang diduga berada di Alun-alun Kota Batu.
Sebelumnya: Anggota Komisi III DPR: Penetapan Tersangka Febrie Tak Harus Izin Presiden
Selanjutnya: Penembakan di Bar Canggu Bali, Peluru Kenai Sekuriti dan WN China
Artikel Terkait
- Titik Api Kembali Muncul di Sumsel, 35 Hektare Lahan Terbakar
- Resep Lodeh Bumbu Iris Sederhana, Gurih Santan Sedap
- Mayat Perempuan Mengambang di Sungai Lukulo Kebumen, Ditemukan Pakai 9 Lapis Baju
- SRT Sulsel Dibangun Jadi Kawasan Pendidikan Terpadu, Dilengkapi Smart Classroom
- Media Asing Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Kredibilitas Antikorupsi Indonesia Dipertanyakan
- Mengapa Embun Upas Sering Muncul di Dataran Tinggi Dieng?
- Malaysia Bersiap Hadapi Super El Nino, Suhu Diperkirakan Lampaui Rekor 40,1 Derajat
- Tiga Mobil Baru Mazda Siap Meluncur di GIIAS 2026
