Tolak Barcelona, Nico Williams: Lebih Baik di Athletic Bilbao daripada Menang Banyak Gelar

Pemain yang telah mengikat janji setia dengan klubnya hingga tahun 2035 tersebut mengakui bahwa spekulasi kepindahannya memunculkan beban mental yang besar bagi dirinya dan orang-orang terdekat.
“Tahun ini tidak biasa bagi saya. Musim panas yang sangat sulit, banyak tekanan pada saya dan keluarga saya, dan pada akhirnya ini tidak mudah,” kata Nico Williams dikutip dari Barca Universal, Kamis (16/7/2026).
Sang kapten tim sekaligus kakaknya, Inaki, turut menguraikan bagaimana pusaran rumor tersebut memicu pandangan yang tidak adil terkait pilihan masa depan sang adik.
“Jika saudara laki-laki saya tidak mengambil keputusan dalam semalam, atau jika dia tetap diam atau merenungkan apa yang baginya merupakan perubahan hidup yang brutal, sepertinya dia sedang dalam keadaan buruk,” timpal Inaki Williams.
Teror dan Sisi Kelam Kepindahan
Inaki Williams juga mengenang kembali berbagai kejadian tak mengenakkan yang sempat menimpa keluarganya, di mana tensi dari rumor mulai mengusik ranah privasi mereka di luar lapangan.
“Momen terburuk adalah ketika mereka merusak mural itu,” tegas pemain Timnas Ghana itu.
“Terutama ketika saudara laki-laki saya pulang dari liburan bersama pacarnya dan kami menemukan kaca jendela mobilnya pecah.”
Situasi tersebut semakin diperburuk oleh derasnya arus informasi yang saling berbenturan setiap harinya, membuat kekacauan semakin terasa nyata bagi keluarga mereka.
"Seorang direktur olahraga akan mengatakan satu hal, sementara akun Twitter akan mengatakan hal lain," tambahnya.
Menurut penuturan Inaki, momen krusial terkait masa depan sang adik akhirnya muncul secara tiba-tiba di tengah masa liburan mereka.
“Dia meneleponku lewat panggilan video. Kami sedang di Ibiza. Dia berkata, 'Inaki, aku memutuskan untuk tinggal.' Aku berkata, 'Kau bercanda?' Aku bilang pada istriku, 'Anak ini sudah dewasa, adikku bukan anak kecil lagi,'” ungkap Inaki.
Tanpa Penyesalan Meski Tanpa Gelar
Saat ini, setelah satu tahun berselang dan melihat pencapaian klub peminatnya di kompetisi domestik, sang pemain menegaskan tidak ada sedikit pun keraguan atas jalan karier yang telah ditempuhnya.
“Saya membuat keputusan yang tepat. Saya lebih memilih berada di klub ini daripada memenangkan lima Liga Champions atau dua gelar La Liga. Dan saya telah membuktikannya,” tutup Nico Williams
Sebelumnya: Solusi Bangunan Terpadu: Tekan Biaya Renovasi Melalui Inovasi Material
Selanjutnya: Brimob Polda Metro Sterilisasi Tenis Indoor Senayan, Amankan Konser Mitski
Artikel Terkait
- TNI AD Tutup TKP Ledakan Gudang Amunisi di Madiun Usai Kejadian
- Promo On The Weekend Lawson 17-19 Juli 2026, Ada Diskon Camilan hingga Rp 6.900
- Pengasuh Ponpes di Wonogiri Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Modus Janjikan Sekolah Kedinasan
- JHT Dipotong Pajak, Buruh Yogyakarta Protes: Uang Hasil Keringat Sendiri Kok Dipajaki?
- Mahasiswa King's College London Minta RUU Perampasan Aset Dibahas Secara Cermat
- Hadapi Kemarau hingga September, BPBD Sulsel Minta Warga Hemat Air dan Setop Bakar Sampah
- Polda Sumut Bantu Distribusi BBM, Ada 8 Personel yang Ditugaskan Jadi Sopir Tangki
- Bangkai Paus di Pantai Jembrana Muncul Lagi, Lokasi Penguburan Tergerus Air Pasang
