MPR RI Gelar Sarasehan Kedua Bahas Obligasi Daerah di Pekanbaru

Pembangunan daerah membutuhkan dukungan pembiayaan yang berkelanjutan agar berbagai program strategis dapat terus berjalan. Di tengah kebutuhan tersebut, obligasi daerah menjadi salah satu instrumen yang dinilai memiliki potensi untuk mendukung pembiayaan pembangunan sekaligus membuka ruang partisipasi masyarakat melalui investasi publik.
Melalui obligasi daerah, pemerintah daerah memiliki alternatif sumber pembiayaan di luar APBD untuk mendukung pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, hingga pengembangan sektor ekonomi. Di sisi lain, masyarakat juga memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam pembangunan melalui instrumen investasi yang dikelola sesuai ketentuan yang berlaku.
Setelah menyerap aspirasi dari sejumlah daerah dalam rangkaian sarasehan sebelumnya, termasuk di Palembang, Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia melanjutkan agenda serupa ke Pekanbaru, Riau. Sarasehan Nasional bertajuk "Obligasi Daerah Sebagai Salah Satu Alternatif Pembiayaan Daerah dan Instrumen Investasi Publik" ini akan digelar pada Senin pukul 13.00 WIB di Hotel Pangeran Pekanbaru.
Melalui forum tersebut, para narasumber dari perwakilan legislatif, pemerintah, BUMN, pihak swasta, dan akademisi akan membahas berbagai perspektif mengenai obligasi daerah, mulai dari aspek kebijakan, pembiayaan pembangunan, peluang implementasi di Indonesia, hingga potensinya sebagai instrumen investasi publik. Sarasehan ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman masyarakat mengenai inovasi pembiayaan daerah sekaligus mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Jangan lewatkan Sarasehan Nasional MPR RI pada Senin pukul 13.00 WIB melalui detikcom, serta ikuti rangkaian berita dan pembahasan selengkapnya hanya di detikcom.
Simak juga Video: Bahas Obligasi Daerah di Sarasehan Nasional MPR RI
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: 5 Shio Paling Pintar Menurut Astrologi Tiongkok, Ada Kamu?
Selanjutnya: Aliansi Masyarakat Adat Desak DPRD NTT dan Kapolri Evaluasi Hasil Seleksi Akpol 2026
Artikel Terkait
- Siswa SMP di Bangkalan Diperkosa Tiga Pria, Diancam Pakai Celurit
- Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi dr Tifa, Minta Sidang Lanjut ke Pembuktian
- Prabowo Banggakan Petani: Yang Bilang Beras Mahal, Ikut Tanam Padi Sendiri
- Prabowo Perintahkan Gubernur Awasi Dapur MBG karena Banyak 'Penyusup', Bobby Nasution: Sangat Wajar
- Mendagri Minta Pemda & Dekranasda Identifikasi Potensi Kerajinan Wilayah
- Promo Indomaret 21 Juli 2026, Air Mineral Cup 1 Karton Cuma Rp 26.500
- Kronologi Bentrokan Pemuda di Kebumen dan Kebakaran Gudang J&T
- Dikecam Sana-sini, Hotman Paris 2 Kali Minta Maaf Usai Konpers Kasus Febrie
