4 Orang Masih Terjebak di Ledakan Grand Polonia Medan, 2 Sudah Dievakuasi

Polisi menyebut ada enam orang diduga terjebak di dalam rumah mewah yang berada di lokasi ledakan perumahan Grand Polonia, Medan, Sumatera Utara. Dua orang di antaranya sudah dievakuasi.
"Saat ini, data yang kami dapatkan ada 6 orang yang tinggal di dalam. Dari 6 orang itu, seorang bapak berhasil dievakuasi, seorang anak balita sampai saat ini masih dirawat di salah satu rumah sakit," kata Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dilansir detikSumut, Senin .
Sementara itu, empat orang lainnya diduga masih berada di dalam rumah. Sejauh ini, pihak kepolisian bersama sejumlah pihak masih berupaya mengevakuasi para korban.
"Data yang kami dapat, dari yang selamat merupakan orang tua seorang bapak dari pemilik rumah, masih ada di dalam istri pemilik rumah. Lalu, ada dua atau 3 ART lainnya. Informasinya ada 3 ART, tapi kita ingin memastikan, tapi informasinya demikian," sambung Calvijn.
Sejauh ini, kata Calvijn, pihaknya belum menerima informasi korban selain yang berada di dalam rumah bernomor 3B itu.
Diketahui, ledakan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Saat ini, polisi masih menyelidiki ledakan ini, tapi dugaan awal ledakan ini terjadi karena kebocoran pipa gas tanam.
Simak lengkapnya di sini.
Simak juga Video 'Ledakan Terjadi di Perumahan Elite Medan, Rumah Hancur':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Tetap Bermusik di Usia 80 Tahun, Ahmad Albar Sebut Satu Hal yang Bisa Menghentikannya
Selanjutnya: Massa Aksi Hendak Demo di Patung Kuda, tapi Akses Ditutup
Artikel Terkait
- 5 Bantahan Hotman Paris Soal Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
- Kejagung Tegaskan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masih Tersangka
- Bus Sinar Jaya Terguling Usai Hantam Truk di Brebes, 4 Orang Terluka
- Komisi IX DPR Siapkan Panja Tata Kelola MBG, Fokus Benahi Roadmap
- Komisi IX DPR Minta BGN Beri Kepastian soal Moratorium Dapur Baru MBG
- Cegah Kebakaran, Pemkot Depok Minta Damkar Rutin Siram TPA Cipayung
- Bentrok 2 Desa di Adonara NTT Kembali Terjadi, 2 Orang Tewas
- DPD Sebut RUU Daerah Kepulauan Mampu Maksimalkan Potensi Daerah Kepulauan
