Jelang Sidang Kabinet, Menteri hingga Kepala Lembaga Merapat ke Istana

Para menteri, wakil menteri, hingga kepala lembaga merapat ke Istana menjelang sidang kabinet paripurna. Mereka akan mendengarkan arahan khusus dari Presiden Prabowo Subianto.
Pantauan detikcom, Senin , para menteri berdatangan pukul 14.15 WIB. Mereka yang sudah terlihat hadir adalah jajaran menteri koordinator, yakni Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno , Menko Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, serta Wamenko Polkam Lodewijk Paulus.
Ada juga para menteri beserta wakilnya, di antaranya Menteri PPMI Mukhtarudin, Wamen PPMI Cristina, Menteri Agama Nazaruddin Umar, Mensos Saifullah Yusuf, Wamensos Agus Jabo, Menaker Yassierli, Wamenaker Afriansyah Noor, hingga Wamen PU Diana Kusumastuti.
Selain jajaran menteri dan wamen, para kepala lembaga, penasihat, hingga utusan khusus presiden terlihat hadir. Mereka adalah Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Ahmad Dofiri, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi, Kepala Badan Karantina Abdul Kadir Karding, Kepala BRIN Arif Satria, Kepala BGN Naniek S Deyang dan jajarannya, hingga Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto.
Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi mengatakan Prabowo akan memberikan arahan mengenai percepatan program-program unggulan. Namun ia belum mengetahui terkait pembahasan khusus mengenai sidang kabinet.
"Undangannya sidang paripurna ya. Kemungkinan untuk arahan presiden untuk percepatan program-program pembangunan dan program unggulan presiden. Tapi detailnya teman-teman juga akan ikut lihat kan, akan masuk juga mungkin kan untuk meliputnya," ujarnya.
Simak Video 'Sidang Kabinet Paripurna, Sejumlah Menteri Merapat ke Istana':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Zulhas Janji KDKMP Bakal Serap Hasil Panen: Tidak Boleh Petani Dirugikan
Selanjutnya: BGN Investigasi ke Jember soal Siswa dan Wali Murid Diare Usai Santap MBG
Artikel Terkait
- Andre Rosiade ke Hotman: Jangan Kaitkan Kasus Febrie dengan Presiden Prabowo
- Duduk Perkara Ratusan Ojol Geruduk Kantor "Debt Collector" di Bandung, Motor Disebut Sudah Lunas
- Piala Dunia 2026 Tak Mampu Dongkrak Ekonomi Meksiko, Pertumbuhan Tetap Lesu
- PMI Bank Indonesia Turun ke 51,43, Industri Manufaktur Masih Bertahan di Zona Ekspansi
- AS Umumkan Gelombang Serangan Udara Baru ke Iran
- Harga Buyback Emas Antam, Galeri 24, dan UBS 18 Juli 2026 Turun
- NotebookLM Resmi Berganti Nama, Kini Masuk Keluarga Gemini
- Pemkab Banyumas Pastikan Gaji 3.818 PPPK Aman hingga Desember 2026 meski Dana Pusat Dipangkas
