Daya Tarik Pulau Kelor Labuan Bajo, Bukit hingga Pantai yang Indah

Pulau Kelor, salah satu destinasi wisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.
Pulau ini merupakan pulau kecil dengan keunggulan panorama pemandangan alam berupa bentangan laut luas yang terlihat dari puncak bukitnya.
Selain itu, pesona pulau tak berpenghuni ini adalah dari keindahan pantai yang berpasir putih serta air laut yang bening.
Kawasan ini pun biasa dijadikan area snorkeling karena keindahan panorama bawah laut dan keanekaragaman hayati. Lokasi pulau ini berada tidak jauh dari Labuan Bajo.
Untuk mencapainya, butuh waktu kurang lebih 20 menit menggunakan speedboat atau 30 menit menggunakan kapal pinisi dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo.
Salah seorang pemandu wisata dari Pemandu Geowisata Indonesia (PGWI), Alex Hatol mengatakan, Pulau Kelor selalu menjadi salah satu pilihan obyek wisata untuk perjalanan wisata setengah hari di Labuan Bajo.
Mereka sering membawa wisatawan asing maupun mancanegara ke lokasi ini.
"Pulau Kelor seperti Pulau Padar kecil. Wisatawan bisa menikmati pemandangan pantai dan pulau dari atas bukit tinggi," terang Alex kepada Kompas.com baru-baru ini.
Aktivitas wisata di Pulau Kelor
Biasanya, saat tiba di pulau, wisatawan langsung diajak trekking ke puncak Pulau Kelor. Butuh waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke puncak.
"Dari puncak kelihatan pulau-pulau eksotis lain di sekitar Pulau Kelor. Sangat indah," imbuh Alex.
Setelah naik ke puncak, wisatawan biasanya dibawa ke area pesisir pantai. Di situ, biasa dijadikan spot berenang, berjemur, dan snorkeling.
KOMPAS.com/APOLONIA INERU BAHALI Pesona Pulau Kelor di Labuan Bajo
"Tamu-tamu akan berenang dan snorkeling dari arah pantai. Air lautnya jernih, pemandangan bawah lautnya juga bagus oleh terumbu karang dan biota laut," ucap dia.
Meski tanpa pemukiman warga, di obyek wisata ini juga terdapat beberapa pelaku UMKM yang menjual berbagai jenis suvenir khas Labuan Bajo.
Selain itu juga terdapat kantin-kantin yang menjual makanan dan minuman ringan.
Sebelumnya: Seberapa Berisiko Langkah Iran Gandakan Tekanan Lewat Hormuz?
Selanjutnya: Gempa M 4,7 Guncang Pasaman Barat, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Mentawai
Artikel Terkait
- Pemuda Madiun Kabur Saat Tur Korsel, Ibunda Ditagih Rp 50 Juta
- DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk Awasi Kepatuhan Pajak
- Piala Presiden 2026: Sarana Adaptasi Persib Bandung Jelang ACL 2
- Daftar Lokasi Kantong Parkir Konser Akbar Monas 2026
- Sebulan di Meksiko, Rivera Kembali dengan Misi Baru di Persebaya
- Pengeluaran Gen Z Jakarta Tembus Rp 11,9 Juta, PayLater Jadi Penolong atau Beban?
- APINDO: ION, Solusi Percepat Digitalisasi UMKM
- Anggota DPR Usul Refocusing MBG: Prioritaskan Balita hingga SMP, Evaluasi Siswa SMA
