Pimpinan BGN Agustina Cerita Canda Prabowo soal Rambut yang Memutih

Plh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengungkapkan Presiden RI Prabowo Subianto sempat mencandai dirinya soal rambut yang sudah memutih meski belum lama menjabat di BGN.
"Ini bercanda saja ibu dan bapak, kemarin waktu kami ratas dengan Bapak Presiden, saya dicandain, katanya, 'Perasaan sebulan yang lalu waktu saya lantik rambutnya belum putih', katanya gitu. 'Sekarang sudah putih-putih,' gitu," ujar Agustina dalam rapat Komisi IX DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026).
Agustina mengatakan, ketika pulang dari ratas, dirinya langsung mengecat rambut supaya tidak terlihat putih lagi.
"Jadi saya pulang langsung saya ngecat, supaya hari ini enggak kelihatan putih. Supaya enggak ditanya ibu semua. Bercanda ya, Pak, supaya enggak terlalu tegang," imbuhnya.
Diketahui, Agustina bersama Nanik S Deyang dan Mayjen (Purn) Trenggono dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.
Mereka bertiga kini memimpin BGN, dengan Nanik sebagai kepalanya.
Ketiga orang tersebut menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung yang ditangkap Kejagung karena kasus korupsi MBG.
Profil Agustina Arumsari
Agustina Arumsari kelahiran Purbalingga, Jawa Tengah, 9 November 1970.
Ia awalnya mengenyam pendidikan D3 di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) angkatan 1989.
Kemudian ia melanjutkan studi D4 di sekolah kedinasan yang sama hingga tahun 1998 kelulusannya. Pada 2014 ia selesai dari pendidikan S2 di UI (Universitas Indonesia) dan mendapatkan gelar Magister Hukum.
Nama Agustina selain dipenuhi dengan gelar Ak., dan MH., ia juga punya 10 gelar sertifikasi masih di seputar bidang keuangan.
Mengutip situs Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), sertifikasi yang Agustina tuntaskan meliputi Certified Fraud Examiner (CFE), Certified Forensic Auditor (CFrA), Chartered Accountant (CA), Qualified Internal Auditor (QIA), Certified Government Chief Audit Executive (CGCAE).
Lalu juga Certified Internal Audit Executive (CIAE), Certified Risk Professional (CRP), Certified Risk Executive Leader (CREL), Certified Government Risk Executive (CGRE), dan Fraud Risk Management Professional (FRMP).
Karier profesional dimulainya sebagai Asisten Pengawas Keuangan dan Pembangunan Madya di Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat.
Ia kemudian menjabat sebagai Direktur Investigasi Badan Usaha Milik Negara dan Badan Usaha Milik Daerah (2017), Direktur Investigasi III (2019), dan Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi (2020).
Naik level, Agustina dilantik Presiden Prabowo menjadi Wakil Kepala BPKP pada tanggal 19 Februari 2025.
Sebelumnya: Konflik Warga Dua Desa di Flores Timur Kembali Pecah, 2 Orang Tewas
Selanjutnya: Usai Tikam 2 Pemuda di Samarinda, Pelaku Buang Pisau ke Bak Sampah
Artikel Terkait
- Nelayan di Gianyar Hilang saat Melaut, Basarnas Kerahkan Drone Thermal untuk Pencarian
- Bakal Periksa Bobby Rizaldi, KPK Pastikan Kerja Sama dengan BPK Tak Terganggu
- 1 Prajurit TNI Gugur Akibat Ledakan Gudang Amunisi Madiun, 6 Alami Luka
- Kurir Ojol Diduga Bawa Kabur Pesanan Laptop Warga Jakpus, Polisi Selidiki
- Pulang ke Jogja, Pembalap Moto3 Mario Aji Cerita Ditilang di Spanyol
- Korupsi Proyek Mini Zoo Purworejo Rugikan Negara Rp 6,5 Miliar, Tiga Tersangka Segera Disidang
- Mahasiswa yang Diduga Dipukul Saat Demo di DPRD Riau Cabut Laporan, Polisi Lanjutkan Penyelidikan
- Efek Minum Kopi Tiap Hari bagi Tubuh, dari Menit Pertama hingga Bertahun-tahun Kemudian
