Bentrok di Adonara NTT: 3 Orang Tewas, 5 Luka, 20 Rumah Terbakar

Bentrok terjadi antara warga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak di Pulau Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur . Polisi mengatakan tiga orang tewas dan lima orang mengalami luka ringan akibat insiden ini.
"Tiga orang meninggal dunia, lima orang luka ringan, dan 20 unit rumah terbakar," ujar Kasi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A Kalelado, seperti dilansir detikBali, Minggu .
Bentrok ini terjadi pada Sabtu pagi kemarin. Eliezer mengatakan pendataan jumlah korban maupun kerusakan rumah masih terus dilakukan setelah bentrokan antardua desa tersebut.
Personel gabungan masih disiagakan di sejumlah titik strategis di wilayah perbatasan kedua desa untuk mengantisipasi bentrokan susulan.
Menurut dia, Polres Flores Timur bersama TNI juga terus mengedepankan langkah kemanusiaan dan preventif, mulai dari membantu proses evakuasi korban, melakukan pengamanan, hingga membangun komunikasi dengan para tokoh masyarakat.
"Polres Flores Timur mengimbau seluruh masyarakat agar mempercayakan penanganan situasi kepada aparat keamanan, dan menghindari tindakan yang dapat memperkeruh keadaan serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban demi terciptanya perdamaian di Kabupaten Flores Timur," kata dia.
Baca selengkapnya di sini.
Lihat juga Video: Bentrok Geng Motor Vs Warga di Makassar, 1 Motor Dibakar
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Sari Yuliati Puji Implementasi Biodiesel B50 Wujudkan Kemandirian Energi
Selanjutnya: Salah Injak Pedal, Mobil BYD Tabrak Dinding Kaca Gedung di SCBD
Artikel Terkait
- Wamendagri Minta DPRD Optimalkan Fungsi Pengawasan Pelaksanaan APBD
- Senangnya Aira Bocah SD Pekanbaru Dapat Merchandise Bibit Pohon di RBR 2026
- Polisi Ungkap Peredaran 'Pod Getar' Narkoba di Bogor, Kasus Pertama Se-Jabar
- Banyuwangi Ethno Carnival Bangkitkan UMKM, Nilai Transaksi Capai Rp 1,22 Miliar
- Prediksi Rafael Nadal, Spanyol Juara Piala Dunia 2026 dengan Syarat...
- 1.147 Mahasiswa UPI Siap Mengajar di Ratusan Sekolah Jawa Barat
- BPIH 2027 Diusulkan Rp 107,34 Juta, Kemenag Karawang Minta Jemaah Tunggu Keputusan Resmi
- Pegawai Kemenag Mamuju Ditemukan Meninggal di Belakang Rumahnya
